Tiga Serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr Iran dalam Sepuluh Hari

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pada 28 Maret, media Iran melaporkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr diserang pada malam 27 Maret. Tidak ada kerusakan pada fasilitas tersebut yang ditemukan, dan tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Laporan itu mencatat bahwa fasilitas tersebut sedang beroperasi dan menyimpan sejumlah besar material radioaktif, sehingga setiap serangan berpotensi memicu insiden nuklir yang serius. Serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas untuk penggunaan nuklir yang damai melanggar hukum internasional dan menimbulkan ancaman keamanan yang serius bagi kawasan tersebut. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) merilis pernyataan pada malam tanggal 27, yang menunjukkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Iran bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr kembali diserang, menandai serangan ketiga terhadap fasilitas itu dalam sepuluh hari. Laporan Iran tersebut juga menyatakan bahwa reaktor yang beroperasi tidak mengalami kerusakan, dan tidak ada kebocoran radiasi. IAEA menyatakan bahwa Direktur Jenderalnya, Grossi, mendesak semua pihak untuk menahan diri secara militer secara maksimal guna menghindari risiko kecelakaan nuklir.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan