Thailand mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai lalu lintas kapal minyak nasional melalui Selat Hormuz

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perdana Menteri Thailand Anutin pada tanggal 28 menyatakan bahwa untuk mengatasi krisis yang disebabkan oleh peningkatan harga minyak domestik di Thailand akibat situasi di Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri Thailand baru-baru ini berkomunikasi aktif dengan negara-negara terkait, berdasarkan kesepakatan yang saat ini dicapai dengan pihak Iran, kapal tanker Thailand dapat melintas dengan aman melalui Selat Hormuz.

Anutin pada hari yang sama mengadakan pertemuan media di kantor Perdana Menteri untuk menjelaskan langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi fluktuasi harga minyak. Dia mengatakan bahwa pemerintah akan fokus pada empat bidang kerja yaitu koordinasi diplomatik, keamanan energi, pengendalian harga barang, dan perlindungan kesejahteraan masyarakat, serta menyerukan publik untuk bersama-sama menerapkan langkah-langkah penghematan energi sebagai respons.

Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak, menyatakan bahwa Thailand telah mengusulkan untuk mengadakan pertemuan khusus menteri luar negeri ASEAN untuk membahas rencana meredakan ketegangan. Thailand saat ini masih memiliki cadangan minyak yang stabil, dan pemerintah sedang mencari sumber energi tambahan melalui saluran diplomatik.

Pada tanggal 11 Maret, sebuah kapal kargo Thailand diserang saat berlayar di perairan Selat Hormuz, 20 anggota awak kapal diselamatkan, dan 3 anggota awak kapal hilang.

(Sumber: Xinhua News Agency)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan