Pasar kripto mengalami perubahan dramatis dari euforia menjadi stagnasi pada tahun 2025. Peristiwa likuidasi pasar pada 10 Oktober menghapus lebih dari $19 miliar, dengan sektor altcoin terkena dampak paling parah.
Banyak altcoin masih berada di level harga yang tertekan hingga saat ini. Sebagai contoh, DEVVE saat ini diperdagangkan di harga $0,2076 di Gate, turun 73,93% selama setahun terakhir.
Metis (METIS) diperdagangkan di harga $5,56 di Gate, jauh dari titik tertinggi 52 minggunya di $148,87.
01 Kinerja Pasar
Pasar altcoin menunjukkan tanda-tanda tekanan. Sepanjang tahun terakhir, harga banyak altcoin anjlok, volume perdagangan menyusut, dan sentimen pasar secara keseluruhan tetap pesimistis.
Harga Bitcoin melonjak hingga $124.000 tahun ini, sempat melampaui Google dalam kapitalisasi pasar dan naik ke peringkat kelima di antara aset global.
Namun, ketika Bitcoin melesat, altcoin justru tertatih. Arthur Hayes menyatakan secara lugas: "Shitcoin sedang sakit."
Trader ritel—yang sebelumnya menjadi sumber utama volatilitas dan likuiditas di pasar altcoin—hampir seluruhnya menghilang tahun ini. Saad Ahmed, Head of Asia Pacific Gemini, mengatakan kepada DL News, "Trader yang dulu meraup untung besar di masa-masa seperti ini kini sudah lenyap."
02 Penyebab Utama
Masalah yang melanda pasar altcoin berasal dari berbagai faktor, termasuk cacat struktural dan dinamika pasar yang berubah.
Hayes menyoroti bahwa banyak altcoin tidak memiliki "product-market fit". Meski valuasi fully diluted mencapai miliaran dolar, pada kenyataannya mereka seringkali "tidak punya apa-apa" dalam hal pelanggan dan pendapatan.
Banyak proyek mirip token venture capital dengan valuasi tinggi dan suplai beredar rendah, sehingga sulit menarik investor baru secara berkelanjutan.
Peristiwa likuidasi pasar pada 10 Oktober 2025 menjadi momen krusial bagi altcoin, dengan lebih dari $19 miliar lenyap.
Hayes meyakini hal ini memicu penarikan massal oleh investor hedge fund, menyebabkan tekanan jual yang terus-menerus dan menjerumuskan altcoin ke dalam keterpurukan berkepanjangan.
03 Tanda-tanda Pemulihan
Di balik situasi suram, Arthur Hayes melihat sinyal adanya potensi pemulihan.
Dengan Federal Reserve meluncurkan program "Reserve Management Purchase" yang baru—menginjeksikan likuiditas sebesar $40 miliar setiap bulan—Hayes memperkirakan hal ini akan mengubah lanskap pasar.
Yang lebih penting adalah kejelasan regulasi. Tahun 2025 diprediksi menjadi tahun penentu bagi regulasi kripto di Amerika Serikat.
Tahun ini, Kongres mengesahkan undang-undang stablecoin federal pertama, membentuk kerangka regulasi baru untuk stablecoin pembayaran. Langkah-langkah ini memberikan kepastian yang belum pernah ada sebelumnya bagi pasar kripto dan membuka jalan bagi masuknya modal institusional skala besar.
04 Pergeseran Strategi Perdagangan
Lingkungan pasar yang baru menuntut perubahan total dalam strategi perdagangan, dan Arthur Hayes telah memberikan rekomendasi yang jelas.
Pertama, trader harus meninggalkan ekspektasi bahwa "sejarah akan terulang." Hayes menegaskan, "Ini adalah fase baru, dan faktor-faktor baru akan mendorong momentum baru."
Pola tradisional—Bitcoin naik lebih dulu, lalu diikuti altcoin—tidak lagi berlaku. Trader perlu meninjau ulang strategi dan fokus pada tren pasar yang sedang berkembang.
Kedua, seleksi proyek yang ketat sangat penting. Dalam memilih token, Hayes berfokus pada dua elemen inti: narasi proyek dan kemampuan menghasilkan arus kas. Ia mencatat bahwa pasar saat ini lebih menekankan pada apakah sebuah proyek mampu menciptakan arus kas yang stabil.
"Jika Anda membeli di harga yang tepat, itu bukan masalah," kata Hayes. Ia menekankan pentingnya masuk di valuasi yang wajar, bukan mengejar hype di harga yang sudah melambung.
05 Area Peluang Spesifik
Dengan logika pasar yang baru, beberapa sektor altcoin menunjukkan potensi pemulihan yang lebih kuat.
Selama volatilitas baru-baru ini, solusi scaling Layer 2 terbukti lebih tangguh. Misalnya, Metis diperdagangkan di harga $5,56 di Gate per 22 Desember, naik 8,39% dari hari sebelumnya.
Protokol keuangan terdesentralisasi juga patut dicermati. Proyek yang secara konsisten menghasilkan pendapatan nyata dan memberikan nilai bagi pemegang token—seperti Pendle dan Ethfi yang disorot oleh Hayes—lebih berpeluang memimpin rebound pasar berikutnya.
Dengan kejelasan regulasi di AS, stablecoin yang patuh regulasi dan proyek infrastruktur yang ramah regulasi dapat menemukan peluang baru.
Prospek
Saat pasar mulai kehilangan kepercayaan pada altcoin, Arthur Hayes melakukan langkah mengejutkan: "Saatnya mengais di antara yang terbuang."
Pelopor perpetual swaps ini memantau pergerakan harga token seperti DEVVE dan METIS di platform seperti Gate, secara bertahap membangun posisi.
Musim altcoin sejatinya tidak pernah benar-benar berakhir—pertanyaan sebenarnya adalah apakah trader memegang token yang akan naik.




