Fitur staking mainnet untuk protokol komputasi privasi Zama resmi diluncurkan pada 19 Januari 2026. Tonggak sejarah ini memungkinkan para peserta utama dalam ekosistemnya—termasuk 5 node FHE (Fully Homomorphic Encryption) dan 13 node KMS (Key Management Service), dengan total 18 operator—untuk mulai melakukan staking token ZAMA guna membantu mengamankan jaringan sekaligus memperoleh imbalan.
Bagi pengguna yang berpartisipasi dalam lelang publik pada tanggal 12 hingga 15 Januari, hak untuk melakukan staking akan dimulai pada 2 Februari, setelah proses klaim token yang berlangsung mulai 20 Januari.
01 Di Balik Layar: Kolaborasi FHE dan KMS
Pada dasarnya, protokol Zama bertujuan untuk mengatasi "paradoks transparansi" di blockchain: verifikasi publik memang membangun kepercayaan, namun juga membatasi aplikasi bisnis yang membutuhkan privasi data.
Alih-alih membangun blockchain baru dari awal, Zama berfungsi sebagai lapisan privasi modular yang terintegrasi dengan blockchain publik yang sudah ada seperti Ethereum.
Solusi teknis ini bergantung pada dua peran utama: node FHE dan node KMS.
Node FHE bertanggung jawab untuk melakukan komputasi fully homomorphic encryption. Teknologi yang kerap disebut sebagai "holy grail" kriptografi ini memungkinkan komputasi dilakukan langsung pada data terenkripsi tanpa perlu dekripsi, sehingga privasi data tetap terjaga sepanjang proses. Sementara itu, node KMS menjalankan layanan dekripsi threshold, memastikan hanya pengguna yang berwenang yang dapat mendekripsi hasil akhir komputasi.
Saat ini, 18 operator membentuk tulang punggung jaringan, termasuk Zama sendiri serta institusi ternama seperti Figment, Fireblocks, dan Ledger.
02 Ekonomi Staking: Distribusi Imbalan dan Model Token
Zama menggunakan mekanisme proof-of-stake untuk memastikan operator menjalankan tanggung jawabnya. Operator wajib melakukan staking token ZAMA agar dapat berpartisipasi dalam operasi protokol dan memperoleh imbalan.
Mekanisme distribusi imbalan dirancang secara cermat untuk menyeimbangkan insentif di antara para peserta. Pool imbalan total dibagi berdasarkan peran: node FHE menerima 40%, sedangkan node KMS mendapatkan 60%. Rasio ini dapat disesuaikan di masa mendatang sesuai dengan biaya infrastruktur aktual masing-masing tipe node.
Di dalam setiap peran, imbalan didistribusikan secara proporsional kepada setiap operator berdasarkan akar kuadrat dari jumlah staking mereka. Model ini bertujuan membatasi sentralisasi sekaligus mendorong partisipasi dan desentralisasi yang lebih luas.
Pemegang token reguler dapat ikut berpartisipasi dalam staking dengan mendelegasikan token ZAMA mereka kepada operator pilihan, lalu berbagi imbalan setelah dikurangi komisi operator. Setelah staking, pengguna akan menerima token likuiditas yang merepresentasikan porsi mereka dalam pool. Proses unstaking membutuhkan masa unlock selama 7 hari sebelum token dapat ditarik.
03 Utilitas Token: Model Siklus Ganda dan Penangkapan Nilai
Token ZAMA memiliki dua fungsi utama dalam protokol: sebagai pembayaran biaya dan untuk staking.
Ketika pengguna melakukan operasi enkripsi atau dekripsi, mereka membayar biaya protokol dalam denominasi ZAMA. Seluruh token ini akan dibakar, sehingga menciptakan tekanan deflasi.
Di sisi lain, protokol mencetak token ZAMA baru untuk memberikan imbalan kepada operator yang membantu mengamankan jaringan. Tingkat inflasi tahunan awal ditetapkan sebesar 5%, dan dapat disesuaikan melalui mekanisme tata kelola. Mekanisme burn-and-mint ini membentuk model ekonomi siklus ganda Zama.
Biaya protokol diselesaikan dalam ZAMA, namun nilainya dipatok pada dolar AS dan diperbarui melalui oracle. Hal ini memberikan prediktabilitas biaya bagi pengguna dan pengembang, sehingga mereka terlindungi dari volatilitas harga token.
04 Pasar dan Prospek: Dari Stablecoin Privasi ke Potensi RWA yang Meluas
Dengan peluncuran mainnet Zama, stablecoin privasi menjadi aplikasi dunia nyata pertama yang dihadirkan. Data on-chain menunjukkan bahwa versi privasi dari cUSDT telah menyelesaikan transfer pertamanya, menandai transisi teknologi fully homomorphic encryption dari validasi teoretis menuju penerapan praktis.
Terobosan ini membuka peluang baru bagi seluruh sektor DeFi dan RWA (Real World Assets). Institusi kini dapat menerbitkan dan memperdagangkan saham, obligasi, serta aset dunia nyata lainnya di blockchain publik, sembari menjaga kerahasiaan identitas investor dan aktivitas perdagangan.
Tim Zama dipimpin oleh para ahli kriptografi kelas dunia. Salah satu pendiri sekaligus CTO, Pascal Paillier, bahkan merupakan penemu skema enkripsi homomorfik Paillier yang banyak digunakan. Latar belakang akademik dan rekayasa yang kuat dari tim menjadi fondasi kokoh bagi pengembangan roadmap teknologi jangka panjang.
05 Cara Berpartisipasi: Panduan untuk Pengguna Gate
Sebagai salah satu bursa kripto global terdepan, Gate menyediakan akses mudah bagi pengguna untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek inovatif seperti Zama. Berikut panduan langkah demi langkah bagi pengguna Gate:
Langkah 1: Dapatkan Token ZAMA
Anda dapat membeli token ZAMA langsung di platform trading Gate. Gate menawarkan lingkungan trading yang aman dan likuid, sehingga Anda dapat membangun posisi dengan cepat. Per 20 Januari 2026, harga terbaru ZAMA dapat dilihat di situs resmi Gate atau pada bagian pasar real-time di aplikasi.
Langkah 2: Pilih Delegasi Staking Anda
Kunjungi portal staking resmi Zama (staking.zama.org) dan hubungkan dompet kripto Anda. Di sana, Anda dapat meninjau data real-time dari seluruh 18 operator, termasuk total staking, performa historis, dan tingkat komisi.
Pilih satu atau lebih operator untuk mendelegasikan token Anda sesuai profil risiko dan ekspektasi imbal hasil.
Langkah 3: Kelola Aset Staking Anda
Setelah mendelegasikan, Anda akan menerima token staking likuid yang sesuai. Imbalan staking dapat diklaim kapan saja, namun perlu diingat bahwa jika Anda memutuskan untuk unstake, dana pokok akan dikenakan masa unlock selama 7 hari sebelum bisa ditarik.
Menatap Masa Depan
Seiring fitur staking Zama resmi berjalan, stablecoin privasi pertama di dunia yang berbasis fully homomorphic encryption, cUSDT, telah sukses melakukan transfer on-chain. Terobosan ini memungkinkan pengguna mentransfer nilai di buku besar publik seperti Ethereum, sementara jumlah transaksi dan saldo tetap sepenuhnya rahasia bagi siapa pun kecuali pihak yang bertransaksi.
Ke depan, roadmap Zama menunjukkan lapisan privasinya akan diperluas ke lebih banyak blockchain seperti Solana. Jaringan blockchain universal yang mendukung privasi terprogram mulai terbentuk—sebuah inovasi yang tidak lagi memaksa pengguna memilih antara transparansi dan privasi.


