Dua senator Republik AS telah memperkenalkan “Mined in America Act” dalam upaya untuk membawa lebih banyak manufaktur penambangan Bitcoin kembali ke AS dan memformalkan perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve.
Diperkenalkan oleh Senator AS Bill Cassidy dan Cynthia Lummis pada Senin, rancangan undang-undang baru ini bertujuan untuk membuat sertifikasi sukarela “Mined in America” bagi fasilitas penambangan kripto dan kumpulan penambangan (mining pools). Fasilitas yang tersertifikasi akan diwajibkan untuk menghentikan secara bertahap peralatan penambangan yang diproduksi oleh perusahaan yang terkait dengan “lawan asing,” serta mendukung manufaktur perangkat keras penambangan di dalam negeri.
“Penambangan aset digital adalah bagian besar dari ekonomi kita. Kita seharusnya melakukannya di sini di Amerika,” kata Cassidy dalam sebuah pernyataan pada Senin.
AS menjadi negara penambangan Bitcoin terdepan berdasarkan hashrate setelah pengetatan penambangan Bitcoin oleh China pada 2021. Saat ini, AS menampung sekitar 38% hashrate jaringan Bitcoin, lebih dari dua kali lipat dibanding Rusia yang berada di posisi kedua.
_Sumber: _Bill Cassidy__t
Rancangan undang-undang ini juga mengarahkan National Institute of Standards and Technology dan Manufacturing Extension Partnership untuk membantu produsen AS mengembangkan peralatan penambangan kripto yang lebih aman dan hemat energi, serta berupaya memformalkan perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve.
_**Terkait: **__Strategy pushes pause button on Bitcoin purchases, stock sales_Terlepas dari dominasi Amerika dalam hashrate penambangan Bitcoin, 97% perangkat keras penambangan Bitcoin diproduksi oleh dua perusahaan asal Tiongkok, Bitmain dan MicroBT, kata Dennis Porter, CEO Satoshi Action Fund dan pendukung Mined in America Act.
“Undang-Undang Mined in America memutus ketergantungan itu dengan membangun siklus yang saling menguntungkan: manufaktur domestik, operasi penambangan yang tersertifikasi, infrastruktur energi yang memperkuat jaringan, serta jalur menuju Strategic Bitcoin Reserve,” kata Porter.
Industri penambangan Bitcoin AS terdampak oleh sebuah insiden yang berlangsung selama beberapa bulan mulai akhir 2024, ketika US Customs and Border Protection menahan pengiriman ribuan mesin Bitmain ASIC di pelabuhan AS.
Perusahaan penambangan Bitcoin Luxor Technology termasuk di antara yang terdampak. Pada Maret 2025, chief operating officer perusahaan tersebut, Ethan Vera, mengatakan kepada Cointelegraph bahwa para penambang telah disita karena keliru dianggap sebagai perangkat radio frequency yang diimpor secara ilegal.
**Majalah: **__Bitcoin may face hard fork over any attempt to freeze Satoshi’s coins
Cointelegraph berkomitmen pada jurnalisme independen dan transparan. Artikel berita ini diproduksi sesuai dengan Kebijakan Editorial Cointelegraph dan bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Pembaca didorong untuk memverifikasi informasi secara independen. Baca Kebijakan Editorial kami https://cointelegraph.com/editorial-policy