Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) meluncurkan sebuah kerangka kerja pada Senin untuk menilai kesiapan bank menghadapi ancaman komputasi kuantum saat kota itu memperluas penggunaan deposito tokenisasi, aset digital, dan penyelesaian berbasis blockchain. HKMA memperkenalkan white paper tentang kesiapan kuantum serta Indeks Kesiapan Kuantum pertama di sektor ini (QPI), yang memberi sektor tersebut skor kesiapan keseluruhan 2,3 dari 10. White paper tersebut juga menemukan bahwa sekitar setengah dari institusi yang disurvei tidak memiliki perencanaan pasca-kuantum yang formal. Perkembangan ini muncul ketika Hong Kong memindahkan aktivitas keuangan yang lebih tradisional ke distributed ledger, dengan pemerintah menerbitkan tiga batch obligasi hijau tokenisasi senilai total sekitar HK$16,8 miliar (sekitar $2,1 miliar) sejak 2023 dan HKMA mendorong deposito tokenisasi serta penyelesaian aset digital melalui Project Ensemble.
Skor Indeks Kesiapan Kuantum HKMA: Sektor 2,3 dari 10
White paper HKMA memberi sektor perbankan skor kesiapan keseluruhan 2,3 dari 10 pada Indeks Kesiapan Kuantum. HKMA menyatakan pihaknya menargetkan mencapai kesiapan penuh sektor, yang ditunjukkan oleh skor QPI 10, pada 2030. White paper tersebut menemukan bahwa sekitar setengah dari institusi yang disurvei tidak memiliki perencanaan pasca-kuantum yang formal.
White paper HKMA menyatakan bahwa aplikasi distributed ledger dan jaringan pembayaran bergantung pada kriptografi untuk fungsi inti serta dapat menghadapi gangguan berat jika perlindungan tersebut dikompromikan. Satu institusi yang disurvei menyelesaikan proof of concept yang menerapkan kriptografi pasca-kuantum pada konektivitas distributed-ledger, dan white paper tersebut menyinggung penggunaan teknologi tahan-kuantum HSBC pada 2024 untuk memindahkan emas tokenisasi lintas distributed ledger.
Hong Kong Menerbitkan HK$16,8 Miliar Obligasi Hijau Tertokenisasi Sejak 2023
Data pemerintah menunjukkan bahwa Hong Kong telah menerbitkan tiga batch obligasi hijau tokenisasi dengan total sekitar HK$16,8 miliar (sekitar $2,1 miliar) sejak 2023. Inisiatif kuantum ini mengikuti peluncuran strategi Fintech 2030 HKMA pada 2025, yang menjadikan tokenisasi salah satu dari empat pilar strategis dalam rencana yang mencakup lebih dari 40 inisiatif.
Regulator menyatakan pihaknya akan mempercepat tokenisasi aset dunia nyata, menertibkan penerbitan obligasi pemerintah yang ditokenisasi, serta mengeksplorasi paper Exchange Fund yang ditokenisasi, dengan penyelesaian berbasis blockchain didukung e-HKD, deposito tokenisasi, dan stablecoin yang teregulasi.
Aset Digital yang Disimpan Mencapai HK$14 Miliar pada Akhir 2025
Dalam pidato pada 11 Feb. 2026, Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan menyatakan bahwa bank-bank di Hong Kong memegang lebih dari HK$14 miliar (sekitar $1,785 miliar) aset digital dalam kustodi pada akhir 2025, naik sekitar 180% secara year over year. Chan juga menyatakan bahwa deposito tokenisasi telah mencapai HK$29 miliar ($3,7 miliar).
Komputer Kuantum Menimbulkan Ancaman bagi RSA dan Kriptografi Kurva Eliptik
Menurut white paper HKMA, komputer kuantum yang mampu menjalankan algoritma Shor dalam skala besar pada akhirnya dapat memecahkan RSA dan kriptografi kurva eliptik yang banyak digunakan. Ini dapat memungkinkan penyerang mendekripsi data yang dilindungi atau memalsukan tanda tangan digital yang digunakan untuk mengotorisasi transaksi, memverifikasi identitas, dan membangun kepercayaan dalam sistem keuangan.
Karena mengganti sistem kriptografi yang tertanam bisa memakan waktu bertahun-tahun, HKMA mendesak bank untuk mulai melakukan inventarisasi, penilaian risiko, dan perencanaan migrasi sebelum mesin-mesin tersebut tersedia.
FAQ
Skor berapa yang diterima bank-bank Hong Kong pada Indeks Kesiapan Kuantum?
HKMA memberi sektor perbankan Hong Kong skor kesiapan keseluruhan 2,3 dari 10 pada Indeks Kesiapan Kuantum. HKMA menyatakan pihaknya menargetkan mencapai kesiapan penuh sektor, yang ditunjukkan oleh skor QPI 10, pada 2030.
Berapa banyak yang diterbitkan Hong Kong dalam obligasi hijau tertokenisasi sejak 2023?
Data pemerintah menunjukkan bahwa Hong Kong telah menerbitkan tiga batch obligasi hijau tokenisasi dengan total sekitar HK$16,8 miliar (sekitar $2,1 miliar) sejak 2023. HKMA mendorong deposito tokenisasi dan penyelesaian aset digital melalui Project Ensemble.