Iran Menetapkan Basis Militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain sebagai Target Utama pada 26 Juli

Menurut kantor berita IRIB Iran pada 26 Juli, Brigadir Jenderal Akraminia menyatakan bahwa Teheran akan menetapkan pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain sebagai target utama sebagai respons atas dugaan pelanggaran AS terhadap memorandum bilateral yang ditandatangani pada Juni serta aktivitas tanpa izin di Selat Hormuz. Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan militer antara AS dan Iran, yang telah saling bertukar serangan dalam beberapa minggu terakhir. Presiden AS Trump menunda operasi ofensif pada Jumat, dengan mengutip kekhawatiran mengenai menipisnya persediaan rudal dan pertimbangan diplomatik.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar