Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz “tetap terbuka”: harus berada di bawah kendali pihak militer Iran, kapal-kapal AS yang “tidak melakukan tindakan permusuhan” juga dapat diberangkatkan/diizinkan lewat.

Menurut laporan dari CCTV News, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, pada tanggal 9 setempat menyatakan bahwa “Selat Hormuz”, sebagai saluran energi penting global, saat ini tetap terbuka, tetapi karena pengaruh situasi di zona perang, telah menerapkan pembatasan teknis. Semua kapal yang melintas, termasuk kapal-kapal milik Amerika Serikat, harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak militer Iran untuk memastikan keselamatan pelayaran.
(Pembahasan sebelumnya: Selat Hormuz kembali ditutup! Iran mengumumkan peta rute lewat dengan aman: hati-hati menyentuh ranjau air)
(Tambahan konteks: Ganti gencatan senjata tak bisa menurunkan harga minyak, Iran hanya melepas 12 kapal setiap hari, dan juga memungut biaya lewat yang sangat tinggi)

Pasar minyak mentah global sangat memperhatikan kondisi pelayaran di Selat Hormuz (Strait of Hormuz), dan kini ada perkembangan terbaru. Di tengah krisis potensial yang membuat perjanjian gencatan senjata antara Iran dan AS berada di ambang jalan buntu, serta ketegangan geopolitik yang sangat tinggi, pihak berwenang Iran telah memberikan aturan kendali yang jelas untuk jalur strategis ini yang mengendalikan nadi ekonomi dunia.

Zona perang menerapkan pembatasan teknis, pelayaran harus melapor kepada pihak militer

Menurut laporan dari CCTV News, pada tanggal 9, Saeed Khatibzadeh, wakil menteri luar negeri Iran, mengonfirmasi dalam wawancara dengan media bahwa Selat Hormuz saat ini masih mempertahankan status “terbuka”, namun karena kawasan tersebut telah berada dalam kondisi zona perang, pelayaran akan menghadapi pembatasan teknis tertentu.

Khatibzadeh menekankan bahwa karena perairan selat ini sangat sempit, dan juga mencakup wilayah perairan teritorial Iran dan Oman, untuk menjamin keselamatan kapal tanker dan berbagai jenis kapal dagang, Iran telah mengambil berbagai langkah pencegahan dan kehati-hatian selama masa konflik. Oleh karena itu, semua kapal yang berencana melewati selat tersebut harus “berkomunikasi dan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak militer Iran dan simpul-simpul kontak terkait”.

Kapal-kapal Amerika juga bisa diberangkatkan? Dengan syarat “tidak melakukan tindakan bermusuhan”

Terkait pertanyaan paling sensitif dari pihak luar, apakah “kapal-kapal Amerika” dapat melintas dengan lancar, Khatibzadeh memberikan jawaban yang relatif hati-hati, namun tidak menutup rapat. Ia mengatakan bahwa pada prinsipnya, selama kapal-kapal dari semua pihak “tidak melakukan tindakan bermusuhan”, maka mereka dapat memperoleh izin untuk melintas.

Khatibzadeh menambahkan bahwa saat ini belum ditemukan tanda-tanda risiko terkait, tetapi semua kapal dari semua negara, termasuk Amerika Serikat, harus mematuhi secara ketat mekanisme koordinasi yang sudah ada serta syarat pembatasan yang telah ditetapkan Iran.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar