Shinsegae diperkirakan akan meraih kinerja kuat pada Q2 2026, dengan laba operasi melonjak lebih dari 100% year-on-year, menurut estimasi dari 9 perusahaan sekuritas Korea besar yang disusun oleh Yonhap Infomax pada tanggal 20. Pertumbuhan ini didorong oleh rekor penjualan pelanggan asing, pelemahan won yang meningkatkan daya beli, serta pemulihan konsumsi domestik. Segmen department store memimpin peningkatan kinerja, dengan penjualan asing pada H1 mencapai rekor 580 miliar won.
Prakiraan Keuangan Q2 2026 Shinsegae Menunjukkan Kenaikan Laba Operasi 103%
Yonhap Infomax menyusun perkiraan kinerja Q2 2026 dari 9 perusahaan sekuritas Korea besar yang dipublikasikan dalam sebulan terakhir pada tanggal 20. Shinsegae diperkirakan mencatat pendapatan konsolidasian sebesar 1,7859 triliun won dan laba operasi sebesar 153,2 miliar won pada Q2 2026. Pendapatan dan laba operasi masing-masing mencerminkan kenaikan 5,44% dan 103,57% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Segmen bisnis konsolidasian Shinsegae pada Q1 2026 mencakup department store, fashion dan kosmetik, ritel furnitur dan gaya hidup, penjualan pos lainnya (Shinsegae Live Shopping), bisnis real estate dan terminal penumpang otomotif, bisnis hotel, serta bisnis bebas bea. Proporsi pendapatan masing-masing adalah 39,9%, 16,7%, 6,0%, 4,9%, 3,7%, 1,9%, dan 31,9%. Department store, fashion dan kosmetik, serta bisnis bebas bea menyumbang porsi pendapatan yang besar.
Segmen Department Store Catat Penjualan Asing 580 Miliar Won pada H1
Segmen department store mendorong pertumbuhan kinerja Q2, didukung pemulihan konsumsi domestik yang berkelanjutan dan pertumbuhan penjualan pelanggan asing yang tinggi masuk ke Q2. Lotte, Shinsegae, dan Hyundai—tiga department store utama Korea—baru-baru ini mengumumkan bahwa penjualan asing H1 mencapai level rekor.
Department Store Shinsegae mencatat 580 miliar won dalam penjualan asing selama H1, tertinggi sepanjang masa. Perusahaan diperkirakan akan mencapai 1 triliun won untuk penjualan asing tahunan untuk pertama kalinya. Pelemahan won meningkatkan daya beli asing. Nilai tukar dolar-won mencapai 1.561,5 won intraday selama Q2, mempertahankan level yang tinggi. Kunjungan wisatawan asing ke Korea meningkat seiring popularitas K-culture.
Shinsegae menyelesaikan pembaruan kantor pusat tahun lalu, sehingga memposisikan perusahaan untuk mendapat manfaat lebih signifikan dari ekspansi konsumsi asing dan pemulihan permintaan barang mewah dibanding para pesaing.
Kinerja Anak Usaha Mendukung Perbaikan Q2
Kinerja anak usaha utama mendukung perbaikan Shinsegae pada Q2. Shinsegae International dan Shinsegae Live Shopping diperkirakan menunjukkan pemulihan laba setelah penjualan kuat pada kategori pakaian jadi bernilai margin tinggi.
Laba operasi bisnis bebas bea pada Q2 diperkirakan sekitar 19,2 miliar won. Oh Lin-ah, analis LS Securities, menyatakan bahwa penjualan rata-rata harian bisnis bebas bea pada Q2 diperkirakan berada pada kisaran 8 miliar won yang tinggi, seraya mencatat bahwa meski penghentian operasi DF2 sempat memperlambat pertumbuhan pendapatan, profitabilitas meningkat melalui reorganisasi struktur bisnis yang berpusat pada toko-toko di pusat kota.
Restrukturisasi Bisnis Bebas Bea Meningkatkan Profitabilitas Setelah Keluar dari DF2
Shinsegae DF, yang bertanggung jawab atas operasi bebas bea, menarik diri dari zona Incheon Airport Terminal 2 DF2 (minuman beralkohol dan tembakau) pada bulan April, sehingga mengurangi beban biaya sewa. Tingkat pertumbuhan pendapatan Shinsegae pada Q2 tampak sedikit lebih rendah karena penghentian operasi zona bebas bea DF2 Bandara Incheon.
Ju Young-hoon, analis NH Investment & Securities, menilai bahwa zona DF2 Bandara Incheon menyumbang sebagian besar kerugian operasional bisnis bebas bea, dengan menyatakan bahwa dari sisi laba operasi, keputusan keluar tersebut justru merupakan faktor pemulihan (rebound).
Pada tanggal 16, harga saham Shinsegae ditutup pada 589.000 won, turun 3,44% dibanding hari sebelumnya.
FAQ
Berapa perkiraan laba operasi Q2 2026 Shinsegae?
Shinsegae diperkirakan akan mencatat laba operasi sebesar 153,2 miliar won pada Q2 2026, yang mewakili kenaikan 103,57% dibanding periode yang sama tahun lalu, menurut estimasi dari 9 perusahaan sekuritas Korea besar yang disusun oleh Yonhap Infomax pada tanggal 20.
Mengapa Shinsegae menarik diri dari zona bebas bea DF2 Bandara Incheon?
Shinsegae DF menarik diri dari zona DF2 Bandara Incheon Terminal 2 pada bulan April untuk mengurangi beban biaya sewa. Zona DF2 menyumbang sebagian besar kerugian operasi bisnis bebas bea, dan keputusan keluar tersebut meningkatkan profitabilitas melalui reorganisasi struktur bisnis yang berpusat pada toko-toko di pusat kota.