Menurut Korea Exchange, investor individu melakukan net-sell sebesar 3,24 triliun won di pasar KOSPI hari ini (29 Juli), menandai pembalikan yang mencolok dari kebiasaan mereka yang biasanya buy-the-dip saat terjadi peristiwa circuit breaker sebelumnya. Perubahan ini mencerminkan sikap menyerah (capitulation), karena circuit breaker yang terjadi beruntun memicu kepanikan pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya; sementara investor mengunci kerugian alih-alih bertaruh pada potensi rebound.
Namun, saldo pinjaman margin tetap tinggi, mencapai 33,19 triliun won per 28 Juli—hanya turun 12% dari puncak 2 Juli sebesar 37,72 triliun won—meski KOSPI dan KOSDAQ kehilangan 25% dari gabungan kapitalisasi pasar. Citigroup memperkirakan hanya sekitar 65% dari posisi margin yang telah dilikuidasi, yang menunjukkan potensi gelombang penjualan paksa dan volatilitas lebih lanjut di depan.