Model DeFi Berkelanjutan Menggantikan Pertumbuhan yang Didorong oleh Insentif

AAVE0,79%
UNI1,50%
SKY0,15%
HYPE-2,33%
  • Protokol yang menghasilkan pendapatan semakin menggantikan pertambangan likuiditas seiring DeFi menjadi matang melampaui model pertumbuhan berbasis insentif

  • Emisi token dalam jumlah besar tidak diperlukan untuk menarik pengguna ke platform pinjaman, perdagangan, staking, dan stablecoin.

  • Keberlanjutan protokol kini lebih bergantung pada biaya organik dan retensi dibandingkan pada insentif likuiditas sementara.

Model DeFi Berkelanjutan kembali menarik perhatian seiring pelaku pasar semakin memisahkan likuiditas sementara dari protokol yang menghasilkan permintaan pengguna jangka panjang dan pendapatan berulang.

Pendapatan Menjadi Tolok Ukur Baru DeFi

Kerangka pasar terbaru yang dibagikan oleh analis Tanaka mengkaji protokol yang mampu bertahan tanpa insentif berat. Laporan tersebut menyatakan bahwa DeFi berada dalam fase perkembangan baru. Investor semakin menekankan pada fundamental bisnis, dan bukan pada emisi.

➥ Protokol DeFi mana yang bisa bertahan tanpa insentif token yang besar?

Jika DeFi 2021 dibangun di sekitar pertambangan likuiditas, DeFi 2026 semakin memisahkan TVL sementara dari permintaan produk yang berkelanjutan.

Insentif token dapat menarik modal, tetapi jarang menciptakan retensi setelah… pic.twitter.com/pfeN5UV6qq

— Tanaka (@Tanaka_L2) 26 Juni 2026

Analisis tersebut menyoroti bahwa pertambangan likuiditas merupakan salah satu faktor utama sepanjang tahun 2021. Namun, imbalan token sering kali gagal menciptakan retensi pengguna yang langgeng. Modal kerap keluar ketika insentif akhirnya menurun.

Laporan tersebut menyatakan bahwa protokol berkelanjutan menghasilkan biaya dari aktivitas yang sudah dibutuhkan pengguna. Perdagangan, peminjaman, staking, dan layanan stablecoin tetap menjadi fungsi keuangan inti. Layanan-layanan ini terus menarik permintaan terlepas dari siklus pasar.

Lingkungan yang berubah mendorong investor untuk menilai ulang metode valuasi. Total nilai yang terkunci tidak lagi memberikan gambaran lengkap. Kualitas pendapatan dan retensi pengguna menjadi metrik yang semakin penting.

Protokol Inti Mendominasi Aktivitas DeFi Utama

Laporan tersebut mengidentifikasi beberapa protokol mapan sebagai infrastruktur inti DeFi. Ini termasuk Aave, Uniswap, Sky, dan Lido. Setiap protokol menjalankan fungsi kritis dalam keuangan terdesentralisasi.

Aave tetap menjadi salah satu pasar pinjaman terkemuka di sektor ini. Protokol ini menghasilkan pendapatan melalui aktivitas peminjaman dan likuidasi. Permintaan akan akses modal mendukung model bisnis jangka panjangnya.

Uniswap terus mendapat manfaat dari permintaan perdagangan organik di pasar terdesentralisasi. Bursa ini memperoleh biaya langsung dari aktivitas pengguna. Struktur ini mengurangi ketergantungan pada insentif token inflasioner.

Sky dan Lido menempati posisi yang sama pentingnya dalam keuangan terdesentralisasi. Infrastruktur stablecoin dan staking likuid tetap menjadi layanan blockchain esensial. Kedua sektor ini menyediakan pendapatan berulang dari partisipasi pengguna.

Protokol Generasi Baru Beralih ke Pertumbuhan Berbasis Biaya

Laporan tersebut juga mengidentifikasi protokol baru yang menunjukkan karakteristik pendapatan yang lebih kuat. Hyperliquid, Jupiter, Kamino, Morpho, Ondo Finance, dan Ethena termasuk di dalamnya. Setiap protokol beroperasi di segmen pasar yang berkembang pesat.

Bisnis derivatif on-chain Hyperliquid telah tumbuh melalui aktivitas perdagangan, bukan insentif. Jupiter telah memantapkan dirinya sebagai pusat perdagangan utama di Solana. Kamino dan Morpho terus maju dalam peluang pinjaman terdesentralisasi. Kamino dan Morpho mengambil langkah lebih lanjut menuju peluang pinjaman terdesentralisasi.

Keberlanjutan bukanlah fungsi dari tingkat pendapatan, laporan tersebut memperingatkan. Oleh karena itu, investor terus memantau kualitas pendapatan yang dihasilkan.

Analisis menyimpulkan bahwa bisnis DeFi terkuat akan mempertahankan pengguna setelah insentif memudar. Likuiditas harus tetap ada meskipun emisi menurun. Permintaan produk nyata pada akhirnya dapat menjadi aset paling berharga di sektor ini.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar