Ripple memperluas platform pembayaran menjadi infrastruktur stablecoin yang lengkap

PANews melaporkan pada 4 Maret bahwa menurut Tech in Asia, Ripple telah memperluas platform pembayarannya ke infrastruktur fiat dan stablecoin yang komprehensif, memungkinkan bisnis untuk mengumpulkan, menahan, menukar, dan membayar dana di 60 pasar. Peningkatan ini dibangun di atas akuisisi Palisade dan Rail baru-baru ini, menambahkan manajemen kustodian, otomatisasi perbendaharaan, akun virtual, dan kemampuan penyelesaian fiat dan stablecoin, semuanya terintegrasi ke dalam satu antarmuka. Ripple mengatakan platform tersebut telah memproses lebih dari $ 100 miliar dalam transaksi kumulatif. Tahun lalu, volume transaksi tahunan global mencapai $33 triliun, di mana stablecoin menyumbang sekitar 30% dari aktivitas on-chain.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Skala penempatan dana Aave V4 menembus 10 juta dolar AS

Berita Gate, pada 8 April, Aave secara resmi menyatakan bahwa pada tahap pertumbuhan yang mengutamakan keamanan, nilai simpanan Aave V4 telah melebihi 10 juta dolar AS. Seiring sistem yang secara bertahap menjadi semakin matang, batas penawaran dan pinjaman akan ditingkatkan secara bertahap.

GateNews20menit yang lalu

SBI Ripple Asia meluncurkan platform penerbitan token XRPL di XRPL, mendorong implementasi keuangan yang patuh berbasis blockchain secara langsung di lapangan

SBI Ripple Asia mengumumkan bahwa platform penerbitan token berbasis XRP Ledger secara resmi telah diluncurkan, menandai penerapan penting blockchain dalam layanan keuangan yang patuh regulasi. Platform ini mendukung perusahaan untuk mengelola token secara langsung di rantai, sesuai dengan persyaratan regulator, serta meningkatkan mekanisme pembayaran dan loyalitas. Ke depan, SBI juga akan mengoptimalkan pembayaran lintas negara Jepang-Korea, mendorong XRPL untuk diterapkan dalam perekonomian riil.

GateNews1jam yang lalu

WLFI meminjam stablecoin sebesar 50,44 juta dolar AS, kas (vault) habis sehingga likuiditas DeFi menjadi negatif

World Liberty Financial di platform Dolomite meminjam stablecoin lebih dari 50 juta dolar AS dalam waktu singkat, memicu perhatian pasar DeFi. WLFI menyetor sejumlah besar token tata kelola sebagai jaminan, menyebabkan pemanfaatan rasio kumpulan dana (pool) melebihi 100%, likuiditas hampir habis, dan suku bunga melonjak. Analisis menilai tindakan ini mungkin untuk kebutuhan likuiditas atau untuk meningkatkan aktivitas di rantai (on-chain); investor perlu mengevaluasi risiko dengan hati-hati.

GateNews1jam yang lalu

Pi Launchpad jaringan uji meluncur 12 distribusi token grid, ekosistem Pi Network melangkah maju selangkah penting

Pi Network sedang menguji fitur Launchpad-nya, menghadirkan sistem distribusi token “12 Grid”, di mana pengguna dapat memperoleh dan memverifikasi token melalui langganan proyek. Pengujian menunjukkan sistem stabil, mendukung pengembangan ekosistem di masa depan. Meskipun masih berada di testnet, sistem ini telah meletakkan dasar untuk distribusi token dan penerapan smart contract dari proyek tersebut. Secara keseluruhan, proyek ini sedang bertransformasi menuju ekosistem blockchain yang lengkap.

GateNews1jam yang lalu

Pembayaran AI mencapai terobosan penting: Alchemy meluncurkan AgentPay untuk menghubungkan sistem seperti Circle, Visa, dan lainnya

AgentPay yang diluncurkan oleh Alchemy bertujuan mengatasi masalah interoperabilitas antarsistem pembayaran berbasis AI, dengan mendukung antarmuka terpadu untuk berbagai protokol pembayaran. Alat ini menyederhanakan integrasi pembayaran melalui penyediaan titik masuk API, meningkatkan keamanan serta kemampuan pengembangan sistem, mendorong perpaduan AI dan pembayaran kripto, dan mendukung perkembangan jaringan pembayaran terdesentralisasi.

GateNews2jam yang lalu

Stablecoin franc Swiss dipercepat implementasinya: lembaga seperti UBS Group dan Sygnum Bank ikut terjun

Beberapa lembaga keuangan di Swiss secara bersama-sama meluncurkan uji coba sandbox untuk stablecoin franc Swiss, dengan tujuan membangun lapisan penyelesaian digital berbasis blockchain, serta mendorong pembayaran stablecoin dan pemindahan aset. Proyek ini berada di bawah pengawasan regulator dan akan berlangsung hingga 2026, untuk mengumpulkan pengalaman bagi penerapan komersial di masa depan. Langkah ini memperkuat daya saing digitalisasi keuangan Swiss, sekaligus menunjukkan bahwa sistem keuangan global tengah berevolusi menuju “on-chain”.

GateNews3jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar