Menurut Odaily, taruhan atas pengesahan resmi Undang-Undang CLARITY pada 2026 telah berubah menjadi bearish, dengan probabilitas kelulusan yang turun ke level terendah historis per pertengahan Juli. Probabilitas RUU ini sempat mencapai puncak 82% di awal tahun, namun terus menurun di tengah berbagai kebuntuan negosiasi.
Hambatan utama mencakup pembahasan klausul etika yang mandek, lobi perbankan yang menentang ketentuan stablecoin berbasis bunga, serta tenggat waktu legislasi yang semakin dipersempit seiring mendekatnya pemilu paruh waktu. Para trader kini menilai bahwa RUU tersebut kecil kemungkinannya dapat menyelesaikan seluruh proses legislatif dan mulai berlaku pada 2026.