Investor Asing Menerima Saham IPO Korea Tanpa Ketentuan Lock-Up

Investor asing yang diklasifikasikan sebagai institusi luar negeri menerima alokasi saham preferensial dalam IPO Korea Selatan tanpa komitmen lock-up yang wajib, sementara investor institusi domestik menghadapi persyaratan holding yang lebih ketat. Pada IPO HLGenomics yang dijadwalkan untuk listing pada tanggal 24 di KOSDAQ, institusi asing menerima 230.850 saham dengan nol perjanjian lock-up, menurut Financial Supervisory Service. Investor domestik mencatat rasio lock-up sebesar 36,14% untuk manajer aset, 4,50% untuk perusahaan dana pensiun dan asuransi, serta 56,53% untuk kategori lainnya. Kesenjangan alokasi tersebut berasal dari kontribusi biaya pialang investor asing yang lebih tinggi melalui perdagangan sekuritas. Otoritas keuangan Korea Selatan mengidentifikasi kasus ketika dana domestik beroperasi melalui struktur luar negeri untuk memperoleh klasifikasi investor asing dan menghindari regulasi lock-up domestik.

HLGenomics Mengalokasikan 230.850 Saham kepada Institusi Asing Tanpa Persyaratan Lock-Up

HLGenomics mengalokasikan 230.850 saham kepada investor institusi asing dengan komitmen lock-up nol dalam IPO yang dijadwalkan untuk listing di KOSDAQ pada tanggal 24. Investor asing mengajukan aplikasi survei permintaan tanpa perjanjian lock-up sejak tahap awal. KB Securities bertindak sebagai penjamin emisi utama dan IBK Investment Securities sebagai penjamin emisi bersama untuk IPO HLGenomics.

Investor institusi domestik menerima alokasi dengan persyaratan lock-up wajib yang dipantau otoritas keuangan. Sumber industri perbankan investasi menyatakan bahwa manajer aset domestik menghadapi kesulitan praktis untuk menerima alokasi tanpa komitmen lock-up karena adanya pengawasan regulasi.

Seorang pejabat industri prime brokerage menyatakan bahwa tidak ada metode verifikasi untuk memastikan apakah perusahaan sekuritas memberikan alokasi preferensial kepada institusi luar negeri tanpa komitmen lock-up, sehingga menunjukkan perlunya standar yang jelas.

ABP Asset Management Mengoperasikan Struktur Dana Offshore dengan Aset Senilai 16,9 Miliar Won

ABP Asset Management mengoperasikan 'ABP Global IPO Private Investment Trust No. 1' di Korea Selatan. Dana tersebut dibentuk pada 11 Februari. Dana ABP Asset Management menampung dana offshore fund-of-funds yang dioperasikan oleh Fibonacci Asset Management. Struktur fund-of-funds offshore memberikan investasi yang terdiversifikasi pada saham, obligasi, dan futures dengan struktur biaya yang lebih tinggi karena kompleksitas. Dana mencapai aset senilai 16,9 miliar won dalam waktu lima bulan sejak diluncurkan.

Pengamat industri mencatat bahwa fund-of-funds offshore berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan biaya sekuritas melalui perdagangan saham dan futures domestik sekaligus mengamankan posisi yang menguntungkan dalam langganan penawaran umum. Dana-dana ini menghasilkan pendapatan biaya pialang melalui transaksi beli dan jual secara bersamaan tanpa kerugian finansial. Transaksi berulang meningkatkan tingkat kontribusi biaya pialang dana, sehingga menghasilkan perlakuan preferensial dalam alokasi IPO.

Fund-of-funds offshore yang diklasifikasikan sebagai investor asing beroperasi di bawah ketentuan perjanjian lock-up yang lebih fleksibel dibandingkan investor institusi domestik. Alokasi ini dapat dijual segera pada hari listing jika harga saham naik, sehingga menimbulkan kekhawatiran overhang bagi pemegang saham umum dan investor yang berpartisipasi dalam IPO dengan komitmen lock-up wajib.

Seorang pejabat industri pasar modal ekuitas menyatakan bahwa upaya untuk menyaring alokasi tidak langsung offshore menghadapi keterbatasan dalam memverifikasi semua kasus, dan standar alokasi untuk investor asing berbeda-beda di antara perusahaan sekuritas tanpa jawaban yang pasti.

Otoritas Keuangan Memperluas Rasio Lock-Up Wajib bagi Investor Institusi Domestik

Otoritas keuangan tengah mengejar peningkatan kelembagaan untuk memperluas komitmen lock-up wajib bagi investor institusi domestik. Rasio alokasi lock-up wajib pada tahun sebelumnya mencapai 54,9% untuk KOSPI dan 39,6% untuk KOSDAQ, yang masing-masing menunjukkan kenaikan 13,6 poin persentase dan 23,8 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.

FAQ

Berapa alokasi yang diterima investor asing dalam IPO HLGenomics?
Investor institusi asing menerima 230.850 saham dalam IPO HLGenomics yang dijadwalkan untuk listing di KOSDAQ pada tanggal 24, dengan nol komitmen lock-up wajib.

Bagaimana struktur dana offshore ABP Asset Management beroperasi?
ABP Asset Management mengoperasikan 'ABP Global IPO Private Investment Trust No. 1' yang didirikan pada 11 Februari, dan memiliki dana offshore fund-of-funds yang dioperasikan oleh Fibonacci Asset Management. Dana tersebut mencapai aset senilai 16,9 miliar won dalam waktu lima bulan sejak diluncurkan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar