Sebuah CEX menyediakan opsi relokasi sementara untuk karyawan Uni Emirat Arab guna menghadapi konflik regional

Berita Gerbang, 10 April, akibat perang Iran, sebuah CEX menyediakan opsi relokasi sementara ke Hong Kong, Tokyo, Kuala Lumpur, atau Bangkok untuk sekitar 1000 karyawan Uni Emirat Arabnya. Bursa tersebut menyatakan bahwa bisnis di UEA tetap beroperasi normal; sebagian karyawan memilih untuk tetap di lokasi, dan layanan kepada pengguna global tidak terpengaruh. Langkah ini diluncurkan setelah konflik regional menyebabkan aktivitas utama mata uang kripto, bisnis, dan olahraga di UEA terganggu, termasuk penundaan TOKEN2049 Dubai hingga 2027 dan pembatalan TON Gateway karena alasan keamanan dan perjalanan. Pemerintah UEA menyebutkan bahwa sejak akhir Februari pihaknya telah mencegat ratusan rudal dan pesawat nirawak. Bursa tersebut memperdalam kerja sama dengan pihak setempat melalui kerangka regulasi Abu Dhabi Global Market, dan operasional global didukung oleh Abu Dhabi.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar